SEHAT DENGAN OBAT HERBAL

G.A.L.A.U

Galau adalah perasaan yang sering muncul pada tiap orang. Galau ato labil ato ababil mengarah ke ketidaknyamanan. Well, setiap orang pasti punya problematikanya sendiri. Bahkan orang yang terlihat ceria, ato tak mungkin punya masalah dengan hidupnya, akan mengalami fase ini. Yeah, fase galau >< Tak terkecuali aku. Aku memikirkan setaun ini, ini tanggal 31 des bentar lagi taun berganti.. Merefleksikan satu taun yang aku jalani. Itu yang menjadikanku galau saat ini. Aku melewati banyak taun begitu saja tanpa terasa. Tak tau sudah menghabiskan 20 taunku.. 20 taun.. sampai aku tak menyadarinya.. Aku yang terus terang masih berjiwa dan berkelakuan selayak masih anak-anak. Jiwaku belum sedewasa umurku. Bukan anak-anak yang suka merengek rengek minta sesuatu.. ya ga lah ><
Cuman aku ya kayak anak kecil. Lebih bergaul dengan yang lebih muda. Semua hobiku masih terkait dengan masa anak-anak. Aku hidup dengan duniaku sendiri, aku terlalu asyik, bahagia..
Tapi aku merasa itu bukan yang kuinginkan atau kubutuhkan.

Seleksi Obat

Latar belakang :
- Obat merupakan sarana intervensi penting dlm pelayanan medis
- Pembelanjaan obat di RS merupakan komponen pembiayaan yg paling besar.
- Umumnya penerimaan dana dari sektor obat di rumah sakit swasta merupakan penunjang utama bagi pemasukan dana rumah sakit.
- Banyak dijumpai inefisiensi pengelolaan dan penggunaan obat di RS.
- Masih adanya mis-persepsi ttg pengg. obat di RS.
Tujuan pengelolaan obat di rumah sakit
- Agar obat tersedia di saat diperlukan
- Kuantitas mencukupi
- Mutu terjamin
- Mendukung “Good Quality Care” di rumah sakit.
- Menambah pendapatan Rumah Sakit (Swasta). Diperlukan efisiensi pengelolaan obat rumah sakit

PENGELOLAAN PERSEDIAAN FARMASI


Pengelolaan persediaan sebagai inti dari kegiatan pengadaan untuk mencapai ketersediaan obat di RS, menghindari stock out dan mencegah stock yang menumpuk
MANAJEMEN PERSEDIAAN (INVENTORY)
• Persediaan perbekalan farmasi yang ada adalah sangat penting di semua lini proses penyaluran
• Persediaan perbekalan farmasi dapat menjamin pengadaan yang tepat, di saat dan ditempat yang memerlukan
• Problem klasik inventory adalah bagaimana menyeimbangkan keuntungan pelaksanaan inventori dengan biaya yang diperlukan.
KEUNTUNGAN PERSEDIAAN (INVENTORY)

PIO (PELAYANAN INFORMASI OBAT) DI RUMAH SAKIT


Tujuan
Menunjang ketersediaan dan penggunaan obat yang tepat bagi pasien, tenaga kesehatan dan pihak lain.
Menyediakan dan memberikan informasi obat kepada pasien, tenaga kesehatan, dan pihak lain.
Menyediakan informasi untuk membuat kebijakan terkait obat bagi PFT.
Kewajiban Siapa?
- Kewajiban Instalasi Farmasi Rumah Sakit yakni kewajiban memberikan penerangan tentang obat-obatan (PERMENKES 085/MENKES/PER/I/1989).
Apoteker harus memberikan informasi obat yang benar, jelas dan mudah dimengerti, akurat, tidak bias, etis, bijaksana, dan terkini.

Distribusi obat


SISTEM DISTRIBUSI OBAT UNTUK PENDERITA RAWAT INAP

I. LATAR BELAKANG
Penyampaian obat dari apoteker ke pasien adalah bagian terakhir distribusi obat. Di apotek, proses penyampaian ini dapat dilakukan langsung dari apoteker ke pasien. Namun, hal ini tidak dapat terjadi di rumah sakit terhadap pasien rawat inap karena jarak yang jauh antara penderita yang berada di ruangan dan apoteker yang ada di instalasi farmasi. Selain itu, masih ada perawat yang bertanggung jawab menerima dan melaksanakan konsumsi obat untuk pasien.

foot spray

laporan praktikum

FOOT SPRAY

A. DASAR TEORI
Kaki merupakan salah satu bagian tubuh yang sangat penting bagi manusia, khususnya kaum wanita. Maka kebersihan kaki perlu dijaga dengan baik, namun seringkali kebersihan dari kaki ini dilupakan sehingga menimbulkan bau yang tidak sedap dan menjadi sumber kuman penyakit.
Beberapa faktor yang dapat menyebabkan berkembangnya kuman dan jasad renik pada kulit di antaranya adalah:

lulur pengantin

laporan praktikum

LULUR PENGANTIN

A. DASAR TEORI
Keberadaan kosmetika tradisional yang dibuat dengan cara tradisional dari bahan baku alami, tidak dapat dipungkiri telah diakui dan dirasakan manfaatnya bagi masyarakat. Tidak diketahui kapan persisnya kosmetika tradisional mulai digunakan di Indonesia. Namun, hal itu berhubungan dengan sejarah kebudayaan bangsa Indonesia yang dahulu berpusat di keraton yang juga menjadi pusat pemerintahan. Perawatan kecantikan tradisional yang menjadi budaya para istri dan puteri keraton merupakan contoh teladan bagi masyarakat sekitarnya. Salah satu kosmetika tradisional yang telah lama digunakan adalah lulur pengantin.

laporan sabun

laporan praktikum

SABUN

A. DASAR TEORI
Sabun adalah salah satu jenis deterjen yang bisa membersihkan kotoran berminyak dan menjadi bagian dari kelompok yang disebut surfaktan. Sabun yang dimaksud disini adalah produk campuran garam natrium dengan asam stearat, palmitat, dan oleat yang berisi sedikit komponen asam miristat dan laurat. Sabun merupakan kosmetik pembersih paling tua, sudah sejak berabad-abad yang silam.

pengabean city

pengabean adalah desa yang makmur

DATA NORMALISASI STRUK PEMBELIAN obat apoteker

HERI PURNOMO_2A_12040095








Sebelum saya menampilkan contoh normalisasi basis data dari kwitansi RS, ada baiknya kita review kembali mengenai teori dasar normalisasi berikut ini:
1. Normalisasi merupakan salah satu teknik perancangan basis data selain ERD (Entity Relationship Diagram)
2. Inti dari normalisasi itu sendiri yaitu untuk menghasilkan struktur tabel yang normal/baik.
3. Jadi normalisasi itu adalah sebuah cara untuk memisahkan / memecah tabel yang mengalami redudansi data ke  dalam tabel dua entitas / tabel atau lebih .
Tahapan-tahapan normalisasi:
1. Unnormalisasi
2. Normalisasi 1 (1 NF)
3. Normalisasi 2 (2 NF)
4. Normalisasi 3 (3 NF)
Berikut adalah dokumen dasar berupa kwitansi dari Rumah Sakit yang akan saya coba normalisasi:
kwitansi_rs
TAHAPAN NORMALISASI UNTUK KWITANSI RS:
1. UNNORMALISASI (TIDAK NORMALISASI/UNNORMALIZE)
unnormalisasi_rs
2. NORMALISASI PERTAMA (1 NF)
1nf_rs
3. NORMALISASI KEDUA (2NF)
2nf_rs
4. NORMALISASI KETIGA (3 NF)
3nf_rs
Nah..untuk kasus-kasus yang sederhana seperti contoh diatas, tahapan normalisasi rata-rata cuma sampai pada tahapan normalisasi ketiga, karena sudah menghasilkan tabel yang normal.
Untuk memastikan kebenaran isi tabel dan hubungan antar tabel, kita harus melakukan pengujiann data. Caranya lakukan saja relasi tabel dari tabel-tabel yang sudah berhasil kita pecah. Bila tidak ada hubungan antar tabel maka dapat dikatakan perancangan suatu basis data yang kita lakukan itu adalah ‘gagal’.
Atau untuk lebih meyakinkan kita, coba hasil dari perancangan tsb praktikan pada salahsatu DBMS, kemudian rencanakan kebutuhan informasi yang akan kita ambil dari database tersebut, field-field apa saja yang akan kita tampilkan, kemudian buatlah query untuk menampilkan field-field yang kita inginkan tersebut….Selamat mencoba :D
Akhir kata, semoga tulisan ini bisa bermanfaat untuk anda yang membacanya wabilkhusus bagi diri saya sendiri, mohon maaf bila ada penjelasan yang kurang dimengerti dan saya mengharapkan saran dan koreksi dari rekan-rekan semua para blogger maupun para pecinta IT karena semakin banyak saran dan koreksi maka semakin memperkaya pengetahuan kita tentang suatu ilmu…sampai ketemu lagi di tulisan-tulisan selanjutnya….Bye..Bye….

sumber : http://i-herbal.blogspot.com/

Champeones Super Cup de Espana 2012 dan info farmasi

http://www.cbc.ca/gfx/images/sports/photos/2012/08/29/real-madrid-super-cup-celeb.jpg
Champeones Super Cup de Espana 2012

Sejarah Ilmu Farmasi
Farmasi berasal dari kata “PHARMACON” yang berarti obat atau racun. Sedangkan pengertian farmasi adalah suatu profesi di bidang kesehatan yang meliputi kegiatan-kegiatan di bidang penemuan, pengembangan, produksi, pengolahan, peracikan, informasi obat dan distribusi obat.
Ilmu farmasi awalnya berkembang dari para tabib dan pengobatan tradisional yang berkembang di Yunani, Timur-Tengah, Asia kecil, Cina, dan Wilayah Asia lainnya. Mulanya "ilmu pengobatan" dimiliki oleh orang tertentu secara turun-temurun dari keluarganya. Bila kamu sering nonton film Cina, pasti banyak kalian lihat para tabib yang mendapatkan ilmunya dari keluarga secara turun-temurun. Itu gambaran "ilmu farmasi" kuno di Cina. Kalau di Yunani, yang biasanya dianggap sebagai tabib adalah pendeta. Dalam legenda kuno Yunani, Asclepius, Dewa Pengobatan menugaskan Hygieia untuk meracik campuran obat yang ia buat. Oleh mmasyarakatt Yunani Hygiea disebut sebagai apoteker (Inggris : apothecary). Sedangkan di Mesir, paktek farmasi dibagi dalam dua pekerjaan, yaitu : Yang mengunjungi orang sakit dan yang bekerja di kuil menyiapkan racikan obat.

Buku tentang bahan obat2an pertama kali ditulis di Cina sekitar 2735 SM, kemudian sekitar tahun 400 SM berdirilah sekolah kedokteran di Yunani. Salah seorang muridnya adalah Hipocrates yang menempatkan profesi tabib pada tataran etik yang tinggi. Ilmu farmasi secara perlahan berkembang. Di dunia Arab pada abad VIII, ilmu farmasi yang dikembangkan oleh para ilmuawan Arab menyebar luas sampai ke Eropa. Pada masa ini sudah mulai dibedakan peran antara seorang herbalist dengan kedokteran terjadi pada tahun 1240 ketika Kaisar Frederick II dari Roma melakukan pemisahan tersebut. Maklumat yang dikeluarkan tentang pemisahan tersebut menyebutkan bahwa masing2 ahli ilmu mempunyai keinsyafan, standar etik, pengetahuan, dan keterampilan sendiri-sendiri yang berbeda dengan ilmu lainnya. Dengan keluarnya maklumat kaisar ini, maka mulailah sejarah baru perkembangan ilmu farmasi sebagai ilmu yang berdiri sendiri. Berdasarkan hal tersebut maka lambang Ilmu Farmasi dan Kedokteran Berbeda. Ilmu Farmasi memakai lambang cawan dililit ular sedangkan kedokteran tongkat dililit ular.

obat dalam farmasi dan Squad team real madrid 2012

http://sportige.com/wp-content/uploads/2012/06/Real-Madrid-2012.jpg
Skuad RealMadrid 2012


Obat dan Sediaan Farmasi

Pengertian Obat Secara Umum
Obat ialah semua bahan tunggal/campuran yang dipergunakan oleh semua makhluk untuk bagian dalam maupun luar, guna mencegah, meringankan ataupun menyembuhkan penyakit.

Menurut undang – undang yang dimaksud obat ialah suatu bahan atau bahan-bahan yang dimaksudkan untuk dipergunakan dalam menetapkan diagnosa, mencegah , mengurangi, menghilangkan, menyembuhkan penyakit atau gejala penyakit, luka atau kelainan badaniah atau rohaniah pada manusia atau hewan, untuk memperelok badan atau bagian badan manusia.
Pengertian Obat Secara Khusus
1
Obat Jadi
Yakni obat dalam keadaan murni atau campuran dalam bentuk serbuk, cairan, salep, tablet, pil, suppositoria atau bentuk lain yang mempunyai teknis sesuai dengan Farmakope Indonesia atau buku lain yang ditetapkan oleh pemerintah.
2
Obat Patent
Yakni obat jadi dengan nama dagang yang terdaftar atas nama si pembuat pembuat yang dikuasakannya dan dijual dalam bungkus asli dari pabrik yang memproduksinya.
3
Obat Baru
Yakni obat yang terdiri atau berisi zat, baik sebagai bagian yang berkhasiat, ataupun yang tidak berkhasiat, misalnya lapisan, pengisi, pelarut, pembantu atau komponen lain, yang belum dikenal sehingga tidak diketahui khasiat dan kegunaannya.
4
Obat Asli
Yakni obat yang didapat langsung dari bahan-bahan alamiah Indonesia, terolah secara sederhana atas dasar pengalaman dan digunakan dalam pengobatan tradisional.
5
Obat Esensial
Adalah obat yang paling dibutuhkan untuk pelayanan kesehatan masyarakat terbanyak dan tercantum dalam Daftar Obat Esensial yang ditetapkan oleh Menteri Kesehatan
6
Obat Generik
Adalah obat dengan nama resmi yang ditetapkan dalam Farmakope Indonesia untuk zat berkhasiat yang dikandungnya.

Penggolongan Obat
Macam-macam penggolongan obat :
1. Menurut kegunaannya obat dapat dibagi :
a). untuk menyembuhkan (terapeutic)
b). untuk mencegah (prophylactic)
c). untuk diagnosa (diagnostic)